| |

Tempoe Doeloe ala SMA Kristen Petra 3

PERMAINAN TRADISIONAL 01

Hallo Sobat Gema Petra! Kali ini ada sesuatu yang baru nih dari SMA Kristen Petra 3. Yes, sesuai judul artikel kita saat ini, Tempo Doeloe. Namun, tema Tempo Doeloe kali ini diusung berbeda oleh SMA Kristen Petra 3. Karena pada tanggal 18 Juli 2019, sejak pertama kali menapakkan kaki memasuki area sekolah, telah terdengar alunan musik tradisional berupa iringan gamelan dan lantunan tembang jawa. Hal ini membuat suasana sekolah seakan seperti kembali ke zaman dahulu dimana adat Jawa terasa masih sangat kental. Di lain sisi, guru- guru juga mengenakan pakaian tradisional seperti surjan lurik lengkap dengan blangkon, lalu kebaya, dan lain sebagainya.

PERMAINAN TRADISIONAL 02

Pihak sekolah  juga telah menyiapkan beberapa atribut dan perlengkapan permainan tradisional, seperti atribut permainan egrang, bakiak, gobak sodor, lompat tali, bekel, dakon, dan engkle. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa dan siswi permainan tradisional yang telah jarang dimainkan oleh generasi zaman now. Pihak sekolah dan OSIS pun bekerja sama untuk mengadakan perlombaan permainan tradisional bagi siswa dan siswi perwakilan setiap kelas. Di setiap bagian permainan, siswa dan siswi diberi petunjuk dan arahan mengenai cara bermain bahkan pada beberapa permainan ada guru-guru yang mempraktikkan bagaimana cara bermain yang benar. Hal tersebut menambah antusias siswa dan siswi untuk mencoba bermain bahkan bersaing antar kelas untuk berhasil memenangkan permainan tradisional tersebut.

PERMAINAN TRADISIONAL 03

Setelah lelah bermain, di salah satu sisi lapangan sekolah terdapat tempat yang telah disediakan berupa stan jajanan tradisional. Jajanan tradisional yang dijajakan pun bervariasi, seperti klanting, lupis, cenil, dan gethuk yang disiram gula aren. Ada juga nasi jagung dan urap-urap serta beberapa minuman tradisional seperti sinom, dan jamu kunyit-kencur,kunyit-asem, dll nya. Di stan ini siswa dan siswi dapat mencoba jajanan pasar maupun minuman tradisional tanpa membayar.

Sepanjang menjalankan berbagai macam lomba permainan tradisional dan kegiatan lainnya , kami warga sekolah ternyata tak sendiri, ini dikarenakan ada beberapa wartawan dari Jawa Pos yang turut hadir untuk meliput kegiatan yang dilaksanakan di SMA Kristen Petra 3. Selain belajar dan mengenal mengenai sesuatu yang baru, para siswa juga berpendapat bahwa kegiatan ber-“Tempo Doeloe” ini tak kalah seru jika dibandingkan dengan perlombaan atau pun kegiatan modern lainnya. Hal itu terbukti melalui antusias dan partisipasi siswa dan siswi selama kegiatan berlangsung. Walau tidak diperkenankan untuk bermain gadget, siswa dan siswi justru tetap menikmati kebersamaan dan keseruan kegiatan ini. Kegiatan ini menunjukan bahwa SMA Kristen Petra 3 tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang sukses dalam bidang akademik maupun non-akademik, namun juga lulusan yang tidak melupakan identitasnya sebagai bangsa Indonesia serta turut melestarikan kebudayaan daerah yang kian hari kian memudar.

 

(Oleh:Natasya Elizabeth/XII IPA)

boost the values reap the success