| |

Mirror Mirror On The Wall

Pada tanggal 31 Januari 2020, sekolah kami SMA Kristen Petra 3 (SMATRAGA) melaksanakan kegiatan Pentas Seni di Balai Budaya Surabaya. Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk mewadahi dan mengekspresikan bakat, minat yang dimiliki siswa dalam bidang non-akademik. Tema yang dipilih adalah Mirror Mirror On The Wall, tema tersebut dikemas dalam pertunjukkan drama musikal yang menampilkan bakat siswa dalam bidang seni peran, seni musik, seni tari, seni suara dan peragaan busana. Kegiatan di atas kami persiapkan selama kurang lebih dua bulan, mulai dari proses penentuan tema, audisi pemain, dubbing, dan latihan. Kami bersyukur karena penyertaan Tuhan setiap kendala yang kami hadapi dalam proses persiapan dapat kami lalui dengan baik dan lancar.

PENSI_A3_03.jpgPENSI_A3_02.jpgPENSI_A3_01.jpg
 

Pada hari penampilan kami merasa sangat gugup, karena ini adalah kali pertama kami tampil di depan umum disaksikan oleh banyak pasang mata, mereka bukan hanya teman-teman satu sekolah, tetapi juga tamu undangan mulai dari orang tua, dewan pengurus, serta sekolah-sekolah di lingkungan PPPK Petra. Kami hanya berpikir dan berupaya untuk menampilkan yang terbaik. Acara dibuka oleh Pembawa Acara yang adalah teman-teman kami yaitu Edy Saelen dan Gerina Bernice. Pada awal acara mereka mengajak hadirin yang datang untuk melihat profil sekolah, yang menjabarkan kekhasan dari sekolah di lingkup PPPK PETRA yaitu Physical Growth, Emotional Intelligence, Talent Development, Religious Education dan Academic Excellence. Besar harapan kami melalui profil yang ditampilkan para hadirin dapat lebih mengenal dan mencintai SMATRAGA. Setelah itu mereka memandu kami untuk mengikuti acara berikutnya yaitu persembahan penampilan dari Alumni. Begitu Alumni selesai menampilkan kebolehannya, kami disuguhi dengan drama musikal yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMATRAGA. Drama musikal di atas  bercerita tentang kehidupan sehari-hari seorang remaja dengan berbagai macam tantangan yang dihadapi, melalui lika-liku tersebut ia dibentuk menjadi pribadi yang berintegritas dan takut akan Tuhan. Ketika mengamati drama tersebut kami merasa tertegur juga termotivasi menjadi pribadi yang memiliki nilai seperti tersebut di atas.   

Kami bersyukur Tuhan menyertai acara kami dari awal sampai akhir sehingga berjalan dengan lancar. Selain itu kami juga merasa bahagia karena para hadirin yang datang dapat menikmati setiap rangkaian pertunjukan yang ditampilkan dan merasa terhibur. Semua jerih lelah yang kami berikan terbayar dengan senyuman, tawa dan antusiasme dari para hadirin. Melalui kegiatan pentas seni ini kami mendapatkan pembelajaran yang berharga dalam hal bekerjasama, berorganisasi, merendahkan hati, dan yang terpenting bersyukur serta melihat betapa besar kasih dan pertolongan Tuhan dalam hidup kami, ketika kami tetap beriman dan selalu mengandalkan-Nya. To God Be The Glory!

Oleh: Marylin Winata/XII IPS-2

boost the values reap the success