| |

Global Business Mathematics Olympiad

GBMO

Pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2020 saya mengikuri lomba Global Business Mathematics Olympiad yang diselenggarakan oleh Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Global Business Mathematics Olympiad (GBMO) adalah kompetisi olympiade matematika terapan bisnis atau applied Business-Mathematics yang diadakan secara full online system.

Applied Business-Mathematics sendiri adalah ilmu matematika terapan yang penerapannya secara nyata digunakan dalam dunia bisnis untuk menunjang akurasi analisa data, logika, simulasi, research dan prediksi (forecast) untuk pengambilan keputusan dan kebijakan perusahaan.

Ilmu Matematika terapan bisnis dipandang sebagai sesuatu yang baru di Indonesia, Namun GBMO merancang secara khusus soal-soal perlombaan untuk membuka cakrawala baru tentang ilmu matematika, merangsang daya analisa, memicu pengertian yang mendalam dan menstimulus otak agar segera dapat mempelajari Ilmu Matematika Terapan secara cepat dan menantang.

Dalam kompetisi tersebut saya harus mengikuti beberapa bagian lomba diantaranya adalah Math Logic : dimana mengasah logika matematika yang mirip dengan test IQ; Math Analytic : Penerapan matematika dalam sehari-hari terutama dalam bidang bisnis, contoh perhitungan untung-rugi, modal usaha, jual-beli, menghitung peluang; serta International Mathematics Economy: seperti kurs mata uang , export-import, dan istilah-istilah ekonomi pada umumnya.

Pada saat perlombaan saya harus mengerjakan 25 soal dengan waktu 90 menit. Dimana soal-soal di dalam perlombaan ini terbagi kedalam 5 bagian sebagai berikut : Concept Test, Business Math Logic Test, Business Analysis Test, Business Decisions Test kemudian Corporate Analysis & Business Decision Making.

Perlombaan ini dilaksanakan dan diselesaikan dalam waktu 1 hari. Setelah itu para peserta menunggu hasil perlombaan dari panitia. Pengumuman pemenang disampaikan pada 26 September 2020, pukul 19.15 WIB melalui website yang telah disediakan. Dan saat hari pengumuman saya mendapatkan Silver Award pada Senior Category dan diberikan sertifikat dan medali.

Saya bersyukur kepada Tuhan atas perhargaan yang telah saya peroleh, semua ini karena berkat dan kemurahan dari Tuhan. Dan juga berterima kasih kepada sekolah dan para guru yang telah membimbing saya. Ke depannya saya berharap dapat semakin maju dan berkembang dalam mengikuti lomba-lomba yang ada. Kiranya nama Tuhan dipermuliakan.

Jevon Joe Ariel
SMA Kr. Petra 3 Surabaya

Berprestasi Dari Rumah

Michael Erwin 2

Pada bulan Agustus saya mendapatkan informasi tentang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari Pak Yohanes, sungguh pada waktu itu saya ragu-rau untuk mengikuti kegiatan tersebut karena ketika saya mengikuti lomba poster 17 Agustus di sekolah tidak mendapatkan peringkat juara, tetapi Pak Yohanes mendorong saya supaya bisa mengikuti kegiatan FLS2N. Dari situ akhirnya saya kembali berpikir, mempertimbangkan dan akhirnya memutuskan untuk ikut kegiatan FLS2N dalam bidang desain poster digital.

Pengalaman kegagalan dalam lomba poster kemerdekaan RI di sekolah membuat saya mengevaluasi kekurangan yang saya miliki, dimana poster yang saya hasilkan tidak saya warnai dengan menarik, sehingga dalam lomba FLS2N saya bertekat untuk memperbaikinya. Berhari-hari saya pikirkan rancangan yang menurut saya bagus. Kemudian saya lakukan percobaan demi percobaan, mulai dari sketsa dan masuk ke percobaan poster pertama. Percobaan ini saya anggap gagal, karena hasilnya tidak seperti yang saya inginkan. Dari situ kemudian saya mulai percobaan yang kedua, progresnya cukup jauh, tetapi masih saya anggap gagal. Saya sudah mulai putus asa waktu itu, tetapi saya tetap bertekad untuk melakukan percobaan yang ketiga, dalam percobaan ini saya mengambil keputusan bahwa apapun hasilnya, itu yang akan saya kirimkan dalam perlombaan tersebut. Saya akhirnya bekerja, tanpa memikirkan hasil apa yang akan saya peroleh nanti. Seiring saya menggambar, saya ikuti saja alurnya, yang penting gambar yang saya hasilkan enak dilihat mata. Dan saya akhirnya, menyelesaikannya. Setelah dua kali gagal percobaan, itu belum termasuk gagal men-sketsa. Saya mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa ‘Warna yang ada di poster sudah nyaman untuk dipandang’ setalah itu kemudian saya juga meminta pendapat dari keluarga yang ada dirumah, dan guru di sekolah, mereka semua mengatakan bahwa poster yang saya hasilkan sudah baik, kemudian saya mengupload.

Setelah mengirim hasilnya, saya berdoa kepada Tuhan, didalam doa itu saya menyerahkan keraguan saya kepada Tuhan, ini adalah kali pertama saya mengikuti lomba poster digital dan skalanya langsung provinsi. Beberapa hari berselang setelah saya mengirim karya poster tersebut, saya masih memikirkan tentang hasil yang akan saya peroleh. Pada tanggal 8 September 2020 saya menerima hasil lomba FLS2N, jujur saya tidak menyangka sedikitpun masuk kategori juara, tetapi puji Tuhan saya mendapatkan juara ketiga. Melalui perolehan juara tersebut saya semakin terdorong untuk dapat mengembangkan diri saya dan kemampuan yang Tuhan karuniakan dalam bidang menggambar. Tiap hari saya menggambar setidaknya 5 jam tanpa henti. Bagi saya itu adalah cara yang bisa saya pakai untuk meningkatkan kemampuan yang saya miliki. Syukur kepada Tuhan atas segala karunia yang diberikan dalam kegiatan lomba tersebut.

 

Michael Erwin S.
SMA Kristen Petra 3 Surabaya

 

Best Supporter PJCC

Pada hari minggu, 5 Oktober 2019, dilaksanakan lomba Petra Junior Cooking Competition. SMATRAGA (SMA Petra 3) mengirimkan 3 siswa sebagai peserta PJCC dan 10 orang siswa sebagai supporter untuk medukung teman-teman yang berlaga dalam lomba tersebut.

BEST SUPORTER

Sebagai supporter, kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk mendukung teman-teman kami. Dibantu oleh Ibu Nuryanti, Kak Valencia dan Kak Sherly kami mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari gerakan, lirik, music iringan dan properti. Untuk gerakan kami membuat konsep menampilkan gerakan-gerakan yang lucu. Kami memilih Thimotius sebagai mascot karena penampilannya yang unik. Selama 2 hari kami berlatih gerakan, kami berusaha agar gerakan yang kami lakukan bias kompak. Untuk musik iringan kami me - remix dua lagu yang saat ini sedang populer di tiktok dibantu Pak Andre dan Pak Peter. Untuk properti kami mempersiapkan celemek, wajan serta topi chef.

SMATRAGA di Bank Indonesia Smart Challenge

BI SMART CHALLENGE

Bank Indonesia kembali mengadakan lomba cerdas cermat dan ranking 1 se Surabaya, Sidoarjo, Bangkalan dan Gresik dengan tema “Bank Indonesia Smart Challenge”, yang terselenggara pada tanggal 28 September 2019, di gedung KPW Bank Indonesia Jawa Timur, Singosari Hall. SMA Kristen Petra 3 menjadi salah satu peserta lomba tersebut.

Ada sekitar 50 sekolah yang mengikuti lomba, di mana masing – masing sekolah wajib mewakilkan satu tim yang terdiri dari 3 orang untuk mengikuti lomba cerdas cermat, 2 orang untuk ikut lomba ranking 1, dan 5 orang sebagai suporter.

Acara diawali dengan doa, pengarahan, dan pemukulan gong di Hall Singosari. Kemudian tim yang mengikuti cerdas cermat diarahkan ke ruangan lain untuk melakukan tes tertulis, sedangkan peserta lomba ranking 1 tetap di Hall Singosari. Pada seleksi pertama cerdas cermat, kami diberi waktu 60 menit untuk mengerjakan 60 soal pilihan ganda . Materi yang diujikan adalah tentang kebanksentralan, ciri-ciri uang rupiah, akuntansi dasar, bank syariah, dan ekonomi makro. Kami dapat menyelesaikan soal tersebut sebelum waktu berakhir. Namun, kami ragu dengan jawaban kami. Kami bertiga merasa bahwa kami tidak mungkin bisa lolos ke tahap selanjutnya.

Setelah selesai mengerjakan soal, kami kembali ke Hall Singosari. Sambil menunggu hasil test pertama, kami menerima ceramah mengenai ciri – ciri keaslian rupiah diikuti berbagai games kecil. Saat diumumkan kelompok yang masuk ke babak semifinal, kami kaget karena sekolah kami tertulis di layar. Itu artinya kami masih punya harapan untuk meraih juara. Kami kemudian mengambil nomor undian untuk menentukan giliran. Pada babak ini, 12 tim akan dibagi menjadi 3 kloter. Empat orang tim yang mendapat angka 1 akan bertanding lebih dulu. Poin yang paling tinggi dari masing – masing kloter akan maju ke babak final untuk memperebutkan juara 1, 2, dan 3. Kebetulan kami mendapat giliran ke-2 sehingga kami masih punya waktu untuk mempersiapkan diri dan mental.

Saat tiba giliran, kami agak gugup dan tegang di atas panggung. Namun berkat penyertaan Tuhan, kami mendapat poin tertinggi untuk tim kloter ke 2. Itu artinya kami masuk final. Pada waktu final, kami berusaha optimal untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Namun lawan-lawan kami lebih cakap dalam menjawab pertanyaan. Kami berhasil membawa pulang piala juara 3.Kami tetap bersyukur pada Tuhan karena apa yang kami capai lebih dari apa yang kami perkirakan sebelumnya. Semua yang kami dapatkan karena berkat penyertaanTuhan. (Gabriella Ismanto/XII IPS 1)

SMATRAGA Voice

PADUAN SUARA 01

SMA Kristen Petra 3 memiliki kelompok paduan suara sekolah. Paduan suara tersebut bernama SMATRAGA VOICE, terdiri dari 38 siswa siswi pilihan. Mereka adalah siswa siswi yang memiliki minat dan bakat di bidang tarik suara.

Dalam rangka mengasah kemampuan para siswa dan memperkenalkan SMATRAGA Voice di tengah-tengah komunitas paduan suara pelajar di Surabaya, pada tanggal 03 Agustus 2019 SMATRAGA Voice mengikuti lomba Dispora Tunas Petra Cup, bersaing dengan sekolah-sekolah lain seperti SMA 15 Surabaya dan SMA Kristen Petra 2 Surabaya. Untuk menyiapkan lomba tersebut, kami anggota SMATRAGA Voice berlatih dengan tekun, bahkan hampir setiap hari berlatih di sekolah. Kami rela mengorbankan hari libur untuk berlatih menyongsong lomba tersebut. Pelatih kami yang bernama Pak Rony, sangat disiplin dalam melatih kami. Pak Rony tidak suka apabila kami tidak fokus pada saat latihan, beliau menginginkan hasil yang terbaik dari SMATRAGA Voice. Kami berlatih dua lagu yaitu Tekad sebagai lagu wajib dan Janger sebagai lagu pilihan. Kami juga belajar koreografi untuk lagu Janger dan diajarkan oleh guru kami yaitu Bu Sheila dan Bu Lusia. Kami juga mengenakan kostum layaknya orang Bali.

PADUAN SUARA 02

Pada minggu-minggu mendekati hari lomba, kami sangat gugup, terkadang latihan menjadi tidak optimal, tempo menjadi berantakan, kurang fokus, dan sering kali kami lupa dengan lirik yang akan kami nyanyikan. Namun kami tetap berusaha sebaik mungkin dan berdoa mohon hikmat Tuhan agar bisa menaklukkan rasa gugup dan menampilkan yang terbaik dalam perlombaan tersebut. Puji Tuhan pada saat bertanding, kami dapat memberikan penampilan optimal. Tempo suara dapat tertata dengan rapi. Kami juga dapat fokus melihat arahan Pak Rony sebagai Conductor.

PADUAN SUARA 03

Lombapun usai. Akhirnya kami semua dapat bernapas lega, ini semua karena berkat kasih karunia Tuhan. Pada saat pengumuman juara, SMATRAGA Voice disebut sebagai peraih Diploma Perak Kategori SMA/Mixed Youth Choir dengan total nilai 79,25. Kami senang bisa mencapai prestasi yang begitu membanggakan. Semua lelah yang kami rasakan terbayarkan. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Rony yang telah sabar melatih SMATRAGA Voice, guru-guru yang membantu, orang tua dan teman-teman yang mendukung. Kiranya prestasi yang ditorehkan SMATRAGA Voice dalam Lomba Paduan Suara Dispora Tunas Petra Cup dapat membawa harum nama SMA Kristen Petra 3 Surabaya dan terlebih memuliakan nama Tuhan.  Tetap semangat untuk anggota SMATRAGA Voice. Bersama Tuhan kita bisa.

 

(oleh : Aurelia Gunawan/XI IPS 2)

boost the values reap the success