| |

Juara 1 Lomba Taekwondo National Action Student 2021

LOMBA TAEKWONDOSaya mengikuti lomba National Action Student yang diselenggarakan pada tanggal 26-28 Februari 2021. Lomba ini dibagi menjadi dua, yaitu Poomsae dan Speedkicking. Saya mengikuti lomba ini dengan tujuan untuk mengetahui serta mengasah kemampuan yang saya miliki serta untuk mendapatkan pengalaman.

Perlombaan ini dilakukan secara online melalui media youtube dikarenakan pandemi Covid-19. Seluruh peserta wajib mengirimkan 1 videonya ke youtube pribadi sebelum tanggal yang ditentukan serta menaati peraturan WT Poomsae Rules dan World Class Competition The World Taekwondo Federation (WT) disana, penilaian dilakukan secara live oleh dewan juri.

Saya mengambil lomba Poomsae, lomba ini di bagi menjadi beberapa bagian berdasarkan kategori Geup mulai dari Geup I sampai dengan Geup VIII. Berdasarkan peserta mulai dari individual, pasangan atau pair. Serta tingkatan usia yang terdiri dari Pre Cadet A (dari usia 6-7 tahun), Pre Cadet B (dari usia 8-9 Tahun), Pre Cadet C (dari usia 10-11 Tahun), Cadet (dari usia 12-14 tahun), Junior (dari usia 15-17 tahun), dan Senior (diatas 17 Tahun).

Sebelum pelaksanaan lomba saya sempat berlatih di Dojang yang bernama “Jaguar”. Sebelum pelaksanaan para pelatih memberikan pembekalan yang lebih intensif. Dan pada waktu itu saya sedang sakit berat dimana saya mengalami sakit kulit, banyak bintik bintik merah yang muncul di tangan sampai seluruh badan saya, yang mengakibatkan saya terbaring lemas dan mengalami gejala seperti mual, pusing, dan diare. Meski saya tidak mengikuti latihan yang diadakan di Dojang saya, saya tetap melatihnya secara mandiri dengan melihat youtube di rumah, meski sedang sakit saya tetap berlatih setelah saya selesai mengikuti kegiatan pembelajaran yang diadakan oleh sekolah saat itu. 

Saya sempat ragu ketika mengikuti lomba ini dan mencoba untuk mengundurkan diri dikarenakan banyaknya tantangan mulai dari sakit, dan juga saya mengikuti ujian-ujian yang diberikan sekolah, sampai dengan tugas-tugas. Tetapi saya tetap melakukan dengan sebaik mungkin.

Pada tanggal 30 Januari, syuting diadakan di Marlupi Dance Surabaya dan saya datang kesana. Saya mulai rekaman pada pukul 08.00 WIB, dengan kondisi yang kurang baik alhasil saya sempat mendapat banyak teguran dari Sanim pada waktu itu. Dan saya kemudian melatihnya dengan Sanim lainnya berkali-kali sampai gerakan saya cukup sempurna. Kemudian saya selesai rekaman pada pukul 16.00 WIB, untuk melatih 1 jenis gerakan saja. Setelah saya selesai rekaman kemudian saya pulang, dan mengupload video rekaman saya ke youtube untuk penilaian lomba. Setelah mengupload kemudian menunggu penilaian yang diadakan dari tanggal 27-28 Februari 2021 secara live oleh 5 juri yang  sudah ditentukan. 

Alhasil didalam penilaian tersebut saya mendapatkan skor 6.97 dimana itu nilai tertinggi dan saya mendapatkan peringkat satu. Dan peringkat dua didapatkan oleh Muhammad Akswar F dengan skor 6.80 dan Muhammad Bayu dengan skor 6.67. Penyerahan mendali, sertifikat Juara diberikan pada tanggal 14 Maret dengan penghargaan yang bertuliskan Juara 1 Poomsae Individual Senior Putra. Syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya.

Gerry Steven
SMA Kristen Petra 3 Surabaya

boost the values reap the success