| |

Juara 1 Lomba Karikatur Diknas Surabaya

Saya merupakan salah satu dari ratusan peserta lomba karikatur yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Karikatur merupakan salah satu hobi saya sejak kecil. Saya menyukai gambar-gambar kartun untuk mengerti suatu peristiwa dan itu telah menjadi kebiasaaan saya sampai sekarang. Dari kebiasaan tersebut selalu ada keinginan untuk mengungkapkan sesuatu melalui gambar/karikatur.

Kebetulan pemerintah lewat Dinas Pendidikan Kota mengadakan lomba karikatur dan saya pun terpilih untuk mengikutinya. Tepat hari Minggu tanggal 7 Desember 2014 lomba tersebut dilaksanakan di Kebun Bibit Surabaya. Saya mengambil tema pendidikan yang sedang banyak dibicarakan masyarakat yaitu kurikulum 2013.

Setelah dilakukan penilaian oleh panitia, ternyata karikatur buatan saya itu terpilih menjadi juara I.  Saya merasa ini adalah karena campur tangan Tuhan sehingga saya menjadi juara. Thanks God!

karikatur.jpg

Juara 1 Story Telling

Pada hari Kamis tanggal 6 November 2014, Java Paragon Resort & Hotel Surabaya mengadakan lomba story telling bagi seluruh pelajar dalam menyambut hari Pahlawan tahun 2014. Saya, Nindy Else Tantono kelas XII IPA 2 mewakili SMA Kristen Petra 3 Surabaya untuk mengikuti kompetisi ini.

Persiapan lomba saya lakukan bersama guru Bahasa Inggris. Tema yang diangkat adalah tentang kepahlawanan. Dari 28 peserta yang mengikuti lomba itu semua berusaha untuk melakukan yang terbaik dan berusaha untuk menjadi pemenang. Hanya oleh karena berkat Tuhanlah segala jerih lelah saya akhirnya membuahkan hasil dan saya dinyatakan sebagai pemenang Juara 1 dan berhak memperoleh trophy Gubernur Jawa Timur.

story_telling.jpg

1st Place at Cooking Relay

Amelia, Nadya, dan Sonya berpartisipasi dalam perlombaan Cooking Relay yang diadakan oleh Universitas Ciputra. Perlombaan tersebut meliputi tiga kategori, yaitu seafood, meat, dan poultry. Dari ketiga kategori tersebut kami sepakat untuk memilih poultry. Saat Technical Meeting panitia mengumumkan bagian dari unggas yang harus diolah setiap peserta menjadi hidangan utama atau main course. Kelompok kami mendapat bagian paha ayam.

Setelah berdiskusi, kami memutuskan untuk memasak Glazed Chicken and Mash Potato Filled Puff. Masakan ini terdiri dari 3 komposisi yaitu, mash potato, choux pastry (kue sus) dan ayam saus korea yang menjadi bahan utama kami. Selain itu kelompok kami juga menambahkan salsa untuk memberi tekstur dan warna yang cerah pada produk akhir kami. Dengan masakan tersebut, kami membuat makanan dengan konsep canape, yaitu makanan yang dapat dihabiskan dalam satu suap.

Peraturan yang harus ditaati oleh peserta cukup sulit, karena anggota kelompok tidak boleh memasak bersama, tetapi mereka harus bergantian setiap lima belas menit sekali. Kesempatan yang dimiliki oleh setiap orang hanya dua kali, sehingga kami harus cekatan agar tidak membuang waktu. Selama lomba berjalan, tiap anggota tidak dapat berkomunikasi, hal ini semakin menyulitkan karena mereka tidak bisa bergantung pada instruksi orang lain. Saat pengumuman kami-pun kaget sekali karena ternyata yang meraih juara satu dalam kategori poultry. Kami sama sekali tidak menyangka jka kami berhasil menjadi juara pertama. Hasil yang kami peroleh ini tidak lepas dari campur tangan Tuhan.

cooking_relay.jpg

3rd Place at National Programming Contest Schematics

Pada hari Minggu, tanggal 28 September 2014, saya mengikuti penyisihan National Programming Contest (NPC) 2014 yang dilaksanakan oleh Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. Para peserta diberikan 8 soal dengan tingkat kesulitan yang berbeda dan soal-soal tersebut harus dikerjakan dalam waktu 5 jam secara online. Walaupun pada pelaksanaan penyisihan terdapat beberapa kendala teknis, yaitu gradernya bermasalah dan kontes sempat terhenti selama sekitar 1 jam, akhirnya saya berhasil menyelesaikan 6 dari 8 soal dan menduduki peringkat pertama pada penyisihan.

Final diadakan pada tanggal 19 Oktober 2014 onsite di Jurusan Teknik Informatika ITS jam 10.00 sampai 15.00. Dalam waktu 5 jam, para peserta kembali diberikan 8 soal. Menurut saya, soal yang diberikan di final jauh lebih sulit daripada di penyisihan, namun saya tetap berusaha dan mengandalkan Tuhan untuk membantu saya. Pada saat pengumuman, ternyata saya mendapatkan juara 3! Saya saat itu juga bersyukur pada Tuhan karena saya tidak menyangka berada di posisi itu. Semoga prestasi yang saya raih ini dapat menjadi motivasi bagi teman-teman di SMA Kristen Petra 3 untuk ikut membanggakan nama sekolah kami.

NPC.jpg

Gold Medal from GOD 

Olimpiade Sains Nasional 2014 dilaksanakan tanggal 1-7 September, di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kontingen Jawa Timur berangkat pada tanggal 1 September 2014. Pembukaan acara dilakukan oleh Gubernur Lombok di Ballroom Hotel Lombok Raya. Untuk informatika, bidang yang saya ikuti, dilakukan juga Day-0, yaitu sesi percobaan dan pengenalan lingkungan komputer. Bisa dikatakan tahun ini para peserta mata pelajaran komputer memiliki keuntungan, yaitu pengerjaan soal dilaksanakan di tempat kami tinggal, sehingga kami tidak perlu bangun pagi-pagi dan bersiap ke tempat lain seperti mata pelajaran yang lainnya. Pada tanggal 3-4 September dilakukan olimpiade Day-1 dan Day-2. Setiap peserta diberikan 4 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 5 jam setiap harinya. Menurut saya pribadi, soal-soal yang diberikan terasa sulit dan memerlukan kreativitas yang tinggi untuk menemukan algoritma yang tepat, namun saya tetap berusaha untuk menyelesaikan soal-soal tersebut dan berserah pada Tuhan. Pesaing untuk tahun ini lumayan berat, dengan adanya 3 peserta yang telah melalui pelatnas 3 serta beberapa peserta lain yang sudah merupakan medalis pada tahun 2013.

Setelah masa-masa perlombaan yang berat, yaitu pada akhir hari ke 4, untuk bidang komputer dilakukan perkenalan dengan alumni-alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia dan para juri yang sudah membuat soal-soal. Hal ini selalu dilakukan setiap tahun agar para anggota yang baru dapat mengenal dan berasa akrab dengan para peserta lainnya. Bahkan pada saat itu juga dilakukan perayaan ulang tahun salah satu peserta dari DIY. Suasananya akrab dan menyenangkan. Hari ke 5 diisi dengan karyawisata ke 2 tempat di sekitar Mataram, dan salah satunya adalah Pantai Senggigi. Kami semua bermain dan mengambil foto di pantai yang indah, dan kami juga sempat untuk mengambil gambar sunset Pantai Senggigi yang terkenal.

Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, yaitu saatnya pengumuman para medalis. Penutupan ini juga dihadiri oleh Bapak M.Nuh, menteri pendidikan Indonesia. Setelah beberapa pidato dan pertunjukkan, akhirnya dibacakan pengumuman medalis emas. Awalnya saya merasa deg-degan dan menduga saya dapat medali perak, ternyata saat dibacakan bidang komputer nama saya muncul sebagai medalis emas ke-4! Puji Tuhan! Saya berlari ke panggung untuk penyerahan medali yang dilakukan oleh Bapak M.Nuh sendiri, dan perasaan bangga dan penuh syukur saya rasakan, selain medalis emas, saya juga mendapat gelar tambahan Best Female untuk bidang komputer. Berbagai usaha yang telah saya lakukan, baik dalam hal waktu bermain dan tenaga, terasa terbayar sepenuhnya dengan mendapatkan medali ini. Saya langsung mengucap syukur pada Tuhan setelah acara tersebut, karena tanpa karunia-Nya saya tidak akan bisa berhasil seperti ini. Saya juga benar-benar mengucapkan terima kasih pada orang tua, guru saya, dan semua guru SMA Kristen Petra 3 yang sudah mendukung saya, bahkan beberapa menyempatkan untuk datang menyambut saya di Bandara Juanda, dalam mengikuti olimpiade ini.

gold_medal.png

boost the values reap the success